Sunday 8th of March 2026

Vidi Aldiano Meninggal Setelah Enam Tahun Berjuang Melawan Kanker Ginjal, Semua Kalangan Berduka

Vidi Aldiano Meninggal Setelah Enam Tahun Berjuang Melawan Kanker Ginjal, Semua Kalangan Berduka

--

DAISY NEWS - Industri musik Indonesia kembali berduka. Penyanyi dan penulis lagu Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026 setelah bertahun-tahun berjuang melawan penyakit kanker ginjal. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para penggemar yang selama ini mengikuti perjalanan kariernya di dunia hiburan.

Kabar wafatnya pelantun lagu “Nuansa Bening” tersebut pertama kali beredar melalui pesan yang disampaikan oleh sejumlah rekan di industri hiburan dan organisasi manajer artis. Informasi tersebut kemudian dikonfirmasi oleh berbagai pihak yang dekat dengan almarhum.

Vidi Aldiano meninggal dunia pada usia 35 tahun. Selama beberapa tahun terakhir, kondisinya memang menjadi perhatian publik karena ia secara terbuka berbagi kisah perjuangannya melawan kanker ginjal yang didiagnosis sejak 2019.

Baca juga: Profil Karina Icha, Pemain Film Lintrik dan Juga Peraih Gelar Miss Celebrity International Ambassador 2025

Baca juga: Hankook Tire Indonesia Putar Roda Ekonomi Salurkan Paket Sembako Senilai Rp235 Juta untuk Warga Cikarang Pusat

Dalam perjalanan penyakitnya, Vidi tetap menunjukkan semangat dan optimisme yang tinggi. Ia bahkan beberapa kali membagikan pengalaman menjalani pengobatan kepada para penggemarnya melalui media sosial sebagai bentuk motivasi bagi orang lain yang menghadapi kondisi serupa.

Kepergian Vidi Aldiano menjadi kehilangan besar bagi dunia musik Indonesia karena ia dikenal sebagai salah satu penyanyi pop berbakat dengan karya yang digemari lintas generasi.

Perjalanan Karier Vidi Aldiano

Vidi Aldiano, yang memiliki nama lengkap Oxavia Aldiano, lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990. Ia berasal dari keluarga yang memiliki kedekatan dengan dunia musik. Ibunya dikenal sebagai guru piano, sementara sang ayah memiliki latar belakang di bidang event organizer. Lingkungan tersebut membuat Vidi tumbuh dengan kecintaan terhadap musik sejak kecil.

Karier musiknya mulai dikenal luas ketika ia merilis album debut berjudul Pelangi di Malam Hari pada 2008. Album tersebut langsung menarik perhatian publik berkat sejumlah lagu populer yang kemudian menjadi hits di berbagai radio dan platform musik. Lagu “Nuansa Bening” menjadi salah satu karya yang memperkenalkan namanya kepada masyarakat luas.

Seiring waktu, Vidi terus mengembangkan kariernya sebagai penyanyi sekaligus penulis lagu. Ia merilis berbagai album yang menunjukkan perkembangan musikalitasnya, termasuk album Persona yang sukses besar dan meraih sertifikasi multi-platinum. Album tersebut menjadi salah satu karya penting dalam perjalanan kariernya.

Baca juga: Karakter Risa Saraswati di Film Danur Sangat Melekat dengan Kepribadian Prilly Latuconsina, Last Chapter Tayang Lebaran Tahun ini

Selain bernyanyi, Vidi juga dikenal sebagai sosok multitalenta. Ia terlibat dalam berbagai kegiatan di industri hiburan, mulai dari menjadi pembawa acara, aktor, hingga juri dalam ajang pencarian bakat musik di televisi. Kehadirannya sebagai juri dalam program kompetisi menyanyi turut memperlihatkan pengaruhnya dalam membimbing generasi penyanyi muda Indonesia.

Di luar dunia hiburan, Vidi juga aktif dalam sejumlah kegiatan bisnis dan proyek kreatif. Ia pernah terlibat dalam berbagai usaha di bidang kuliner serta ekonomi kreatif, menunjukkan bahwa dirinya memiliki minat yang luas di luar musik.

Perjuangan Panjang Melawan Kanker Ginjal

Perjalanan kesehatan Vidi Aldiano mulai menjadi sorotan publik pada 2019 ketika ia didiagnosis mengidap kanker ginjal stadium tiga. Penyakit tersebut awalnya diketahui secara tidak sengaja ketika ia memeriksakan kondisi suaranya yang tiba-tiba bermasalah.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST