Wednesday 11th of March 2026

Sinyal Tambah Kuota Impor Beras? Wakil Komisi IV DPR Tantang Penyuluh Tingkatkan Produksi Padi Sumbar Lewat Sawah Pokok Murah

Sinyal Tambah Kuota Impor Beras? Wakil Komisi IV DPR Tantang Penyuluh Tingkatkan Produksi Padi Sumbar Lewat Sawah Pokok Murah

--

Dukungan Program Pemerintah

Untuk mendukung penerapan metode Sawah Pokok Murah, pemerintah juga menyiapkan berbagai program bantuan. Salah satunya melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang direncanakan untuk pengembangan lahan sawah di Sumatera Barat.

Program tersebut mencakup pengembangan sekitar 2.000 hektare lahan sawah yang diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para petani untuk meningkatkan produksi padi. Dukungan ini diharapkan mampu mempercepat penerapan inovasi pertanian yang lebih efisien di berbagai daerah.

Selain bantuan lahan, pemerintah juga terus mendorong penguatan fasilitas pendukung pertanian seperti alat mesin pertanian, benih unggul, serta program pelatihan bagi petani dan penyuluh.

Dengan dukungan kebijakan tersebut, Sumatera Barat diharapkan mampu menjadi salah satu daerah percontohan dalam pengembangan pertanian berbiaya rendah namun berproduksi tinggi.

Baca juga: Rudal Jatuh di Ramallah Saat Konflik Israel–AS dan Iran Memanas, Ketegangan Timur Tengah Makin Membara

Baca juga: Honor MagicPad 4 Resmi Rilis, Cek Harga dan Spesifikasi Tablet Tipis dengan Snapdragon 8 Gen 5 dan Layar OLED 165Hz

Jika metode Sawah Pokok Murah dapat diterapkan secara luas, Sumatera Barat berpotensi menjadi model pertanian nasional yang efisien dan berkelanjutan. Produksi padi yang meningkat dengan biaya rendah akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani.

Selain itu, metode ini juga dapat membantu menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen karena biaya produksi yang lebih rendah dapat menekan harga jual.

Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, kenaikan harga pupuk, dan keterbatasan lahan pertanian, inovasi seperti Sawah Pokok Murah menjadi salah satu solusi yang patut dikembangkan.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, penyuluh pertanian, akademisi, dan petani, inovasi pertanian lokal seperti ini berpotensi membawa perubahan besar bagi sektor pertanian Indonesia sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST